Inilah aku, kemarin, besok dan saat ini

Di Museu Nasional Indonesia
Di Museu Nasional Indonesia

banyak kisah yang telah kulalui sejak ku belum bisa mengucapkan kata cinta. namun rsa cinta telah kurasakan sebelum aku diciptakan. sampai mata ini melihat keadaan dunia yang ternyata fana ini. belum sempat berfikir pada saat itu. namun setelah 22 tahun berlalu barulah jemari ini mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. ternyata ada makan jika dunia berantonim. ada kisah dibalik semua peristiwa, ada rasa dibalik semua duka, dan akan ada hikmah disetiap nada.

bodoh jika orang berkata a namun dia ngelakuin b. nanti tulisan ini aku lanjutkan, saya sedang banyak masalah hari ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s